Syukur itu Apa?

Di artikel sebelumnya saya sudah membahas salah satu dari 2 solusi sukses semua masalah yaitu Sabar. Dahsyat memang solusi yang satu itu, apalagi kalau digabung dengan solusi yang ini. Ingat, musti dikombinasi untuk bisa mendapatkan ledakan yang maksimal. PROVED!!

Nah, kali ini kita bahas dulu apa itu syukur biar nantinya pas menggabungkan kita sudah ngerti dan ngeh. Karena kalau anda belum paham maksud sebenarnya dari syukur, maka akan sulit nanti pas menggabungkannya. Bisa-bisa kita bukannya menggabungkan sabar dan syukur, tapi malah menggabungkan sabar dan elemen lain yang jauh dari syukur.

Oke, apa sih syukur itu?

Sebagaimana sabar, agak susah mendefinisikan syukur ini. Agar gampang, justru kita definisikan lawan kata dari syukur yaitu kufur. Kufur dari kata Kafara yang artinya tertutup atau menutup. Jadi kufur nikmat berarti menutup diri dari nikmat atau gampangannya tidak mengakui nikmat Allah.

Contoh sederhananya gini. Seorang anak pengusaha dapat warisan 100 Juta. Dengan enteng dia bilang sama temannya, “Yah, jaman sekarang 100 juta bisa buat apa?”. Anda lihat? 100 juta ditangan bingung dia bisa buat apa. Lha belikan es cendol udah bisa buat renang tuh.

Nah, syukur adalah kebalikan dari kufur. Jadi kalau kufur menutup diri dari nikmat, maka syukur adalah membuka diri untuk segala nikmat sekecil apapun nikmat itu. Perhatikan, sekecil apapun nikmat itu. Bahkan saat seolah-olah tidak ada nikmat lagi yang kita miliki. Maka, syukur terbesar itu bukanlah saat kita terlihat memperoleh rejeki, tapi justru saat kita seolah-olah mendapatkan musibah.

Dalam musibah seberat apapun, selalu ada alasan untuk mengucapkan Alhamdulillah. Lihatlah saudara-saudara kita yang di Padang beberapa waktu lalu. Walaupun rumahnya rata dengan tanah, tapi mereka masih bisa bersyukur karena semua saudaranya selamat. Bahkan yang rumah dan saudaranya tiadapun masih bisa bersyukur bahwa dirinya masih selamat.

Seringkali kita ini tak mampu mensyukuri nikmat yang sudah Allah berikan pada kita. Atau mungkin karena kita sudah sering mendapat nikmat itu sehingga tak terasa sebagai kenikmatan lagi. Saat pendapatan menurun, hutang menumpuk, kita jadi enggan bersyukur. Akibatnya bukannya mendapat nikmat, kita justru akan mendapat adzab dari Allah.

“Sesungguhnya jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian, dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. (QS. Ibrahim [14]: 7)

Anda lihat akibat dari kufur nikmat. Ketika kita ditimpa musibah, lalu kita enggan bersyukur, maka sudah sewajarnya jika datang musibah lain. Tapi akan sangat beda, saat kita ditimpa musibah, kita menyukuri nikmat lain yang diberikan Allah pada kita. Maka akibat syukur ini, Allah akan menambah nikmatnya pada kita.

Dalam buku the Secret disebutkan, saat kita mengeluh dan memikirkan musibah-musibah yang kita alami, maka kita justru menarik musibah-musibah lain pada kita. Tapi jika tersenyum dan melihat hal-hal baik disekitar kita, mensyukurinya maka kita telah menarik hal-hal baik di sekeliling kita. Akibatnya, syukur berbuah nikmat dan kufur alias mengeluh berbuah adzab.

Sekarang anda telah tahu bahwa syukur itu memanfaatkan potensi yang telah Allah berikan pada kita. Sekecil apapun itu seremeh apapun dia terlihat. Menjadikannya nikmat yang besar di mata kita sehingga menarik nikmat-nikmat lain bahwa yang tak pernah kita sangka-sangka sebelumnya

"Sesungguhnya
jika kalian bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepada kalian,
dan jika kalian mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku
sangat pedih". (QS. Ibrahim [14]: 7)

2 thoughts on “Syukur itu Apa?

  1. Membaca ketiga artikel sambungan ini tidak membuat saya bosa mas Lutvi..sebuah pencerahan untuk diri saya sendiri, karena seringkali tidak menganggap sesuatu yang diberikan Tuhan sebagai nikmat..

    Terima kasih mas Lutvi,,Salam hangat..

  2. jazz kk artikelnya semakin mempertebal rasa syukur. Contoh untuk beli cendolnya benar-benar menggelitik untuk tersenyum dan bersyukur lagi dan lagi….

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s