Selalu ada Jalan Keluar

Seringkali kita takut menghadapi hal yang belum terjadi. Ketakutan ini begitu kuatnya hingga membuat kita enggan beranjak dari posisi nyaman kita. Padahal apa yang kita takutkan seringkali tak pernah terjadi dan terbukti.

Saya ingat, waktu itu acara Pramuka. Kami diminta untuk berjalan ke suatu tempat yang waktu itu kelihatan amat gelap sekali. Waktu itu saya heran, bego banget nih pembina, masak anak sekolah disuruh masuk ke tempat yang sangat gelap. Gak dikasih senter lagi.

Satu per satu kami berjalan ke tempat itu. Tentu saja sebagian besar dari kami cukup ketakutan. Alhamdulillah karena sejak SD sudah ikut pramuka maka urusan kayak gini sih enteng aja. Saya sendiri tahu, pasti ada kakak pembina lain yang sudah berjaga-jaga di dalam sana bahkan sebelum kami datang.

Akhirnya dengan tenang saya masuk saja ke rerumputan gelap itu. Setelah berlalu daerah terang saya heran sendiri kok gak nyampai-nyampai tempat gelapnya. Terlihat terang aja dari tadi. Lalu saya mendongak keatas .. oo ternyata bulan lagi bersinar lengkap dengan taburan bintang-bintang yang sangat indah.

Yah, sayapun melalui perjalanan malam itu dengan santai dan tenang sampai akhir. Demikian juga dengan teman-teman lainnya.

Dalam hidup, seringkali kita dihadapkan pada pilihan mengambil peluang atau tidak. Jika kita yakin bahwa selalu akan ada jalan keluar, mustinya kita ambil saja pilihan itu apapun resikonya. Toh, kalaupun kita kena masalah, kembali ke pelajaran Syukur dan Sabar bahwa gak ada yang namanya musibah itu.

Dengan bekal syukur dan sabar, insya Allah kita akan selalu mampu melihat jalan keluar. Kalaupun kita tak menemukan jalan, maka kita akan bertemu dengan pintu keluar. Dan jika pintupun tak mampu kita dapatkan, maka jendela terbukapun siap membantu kita lepas dari kesulitan. Andai tak ada satupun celah buat kita untuk keluar, biasanya akan ada tangga yang siap kita daki menuju titik terang.

Ayo kita ingat kata-kata Bu Frizel di Magic School Bus, “Lakukan kesalahan dan buat kekacauan!”

3 thoughts on “Selalu ada Jalan Keluar

  1. Anda benar sekali lagi Mas lutvi Seharusnya ini keyakinan yang harus ditanamkan kepada setiap manusia dan terutama anak-anak kita…saya yakin angka masyarakat Indonesia yang stres dan bunuh diri akan menurun jika meyakini hal tersebut. Thanks pencerahannya…..ini adalah masalah yang kita temui sehari-hari.

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s