Emas Batangan

Tadi siang saya jalan-jalan sama istri. Rencana sih mau ke carefour beli beberapa keperluan rumah tangga dan sekaligus nyari-nyari lemari untuk menyambut si kecil. Di jalan istri ngomong-ngomong kalau ada sedikit tabungan nganggur di BRI. Tak sengaja beliau mengatakan daripada habis dipotong administrasi mending dibelikan sesuatu (lemari).

Hmm.. saya pikir-pikir kalau dibelikan lemari sih sama juga bohong. Lha lemari sekarang berapa lama sih bisa bertahan. Dengan harga 750.000 misalnya paling bertahan 2-3 tahun aja. Setelah itu bentuknya udah gak karuan deh, reot disana-sini. Malah lebih untung aman ditaruh di bank.. hehehe..

Lalu sayapun nyeplos, dibelikan emas aja biar awet duitnya. Istri saya bilang, “Bisa beli berapa uang segitu”. Ya, lumayanlah bisa 2 gram.. hehehe.. kata saya bercanda.

Lalu saya cerita sambil nyetir motor kalau di buku yang saya baca, kita cuma butuh 10% saja dari harga emas yang kita beli kalau membelinya di bank syariah. Setengah tak percaya akhirnya kamipun berbelok arah ke BRI Syariah cab. Rungkut. Alhamdulillah ditemui oleh mbak Endah yang menjelaskan panjang lebar dan tinggi tentang gadai emas.

Setelah menimbang, mengingat dan memperhatikan akhirnya kamipun memutuskan untuk mengambil 25 gram emas lokal. Beda emas lokal dan antam adalah emas lokal ini harganya lebih murah dan kita tak perlu membayar biaya cetaknya. Tapi karena dibuat secara manual, maka beratnya tidak bisa dipaskan. Jadi kalau kita beli 25 gram misalnya, maka kita dapatnya bisa 24,5 atau 25,5 atau mungkin juga pas 25 gram.

Dan karena teknologinya juga kurang canggih, akhirnya potongan paling kecilnya ya 25 gram itu. Berhubung masih dalam perjalanan menjadi konglomerat, maka kami ambil deh yang 25 gram itu. Bayarnya cuma 650rb doang.. hahaha..

Eeeiiitt… tunggu dulu. Itu uang mukanya aja bos. Per bulan kami harus bayar biaya penitipan emas sebesar 100.000 untuk 25 gram emas. Ya, anggap aja 1 gram-nya cuma 4.000-an lah. Lumayan. Inipun nantinya akan berkurang kalau kita sudah mulai mencicil emas yang kita beli.

Asyiknya lagi, kita cuma mencicil kekurangan dari yang sudah kita bayar di depan (uang muka). Walau harga emas naik drastis, cicilan kami tetap. Dan gak ada jatuh temponya. Artinya kalau ada uang boleh mencicil kalau ndak ya cuma bayar biaya penyimpanan aja.

Insya Allah kalau ada rejeki mau coba nambah lagi aah.. Kayaknya asyik juga jadi juragan emas

2 thoughts on “Emas Batangan

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s