Memilih…

Pilih surga atau neraka

Pilih surga atau neraka

Malaikat tidak diberi nafsu sehingga diapun tak punya pilihan apa-apa kecuali taat pada Allah dan akhirnya juga sudah jelas bakal menjadi penghuni surga melayani manusia yang beriman. Iblis, syetan dan bala tentaranya juga tak punya pilihan lain selain terjun ke neraka karena itu mereka mati-matian mengajak sebanyak mungkin manusia untuk ikut di dalamnya. Hewan, tumbuhan dan aneka benda tak punya pilihan apapun kecuali menjalani rutinitas yang sudah digariskan Allah dari sejak mereka diciptakan hingga kiamat nanti. Maka tak perlu mencari bagaimana perkembangan desain sangkar burung karena akan tetap sama dari burung pertama hingga burung terakhir kelak.

Sedangkan kita manusia, manusia mendapatkan hak spesial dari Allah dibandingkan makhluk-makhluk lain. Kita diberi akal sekaligus nafsu. Kita diberi kebebasan menentukan sikap. Kita boleh memilih akhir seperti apa yang ingin kita dapatkan. Kita mau meninggal dan dikenang sebagai apa? Apa kita ingin dikenang sebagai ahli maksiat atau dikenang sebagai ahli ibadah. Apa kita ingin meninggal dalam tangis segelintir orang, puluhan orang, ratusan atau jutaan orang? Apakah kita ingin hidup dengan penuh kesenangan dan bergelimang kemaksiatan atau ingin hidup penuh ketawadu’an dan ketaatan pada setiap perintah Allah.

Rasanya sangat jarang terjadi orang maksiat sekarang dan langsung dapat hukuman saat itu juga. Pun jarang sekali terjadi orang ibadah dan langsung dpt hadiah saat itu juga. Kalaupun ada, itu hanya segelintir cara Allah untuk memperkuat keimanan orang tersebut.

Allah memberi kita kebebasan tak terbatas. Terserah kita mau apa. Mau zina terus tiap hari dengan ratusan wanita atau mau ibadah terus tiap hari dengan ratusan tetes air mata membasuh pipi, semua bebas.

Tapi apapun yang kita lakukan di dunia ini akan membawa resiko baik di dunia maupun di akherat. Orang yang maksiat terus, resikonya adalah menderita penyakit aneh. Orang yang ibadah terus, resikonya mendapatkan keajaiban dan pertolongan dalam hidupnya.

Kita mungkin bisa memilih ingin jadi orang yang baik, orang yang taat ibadah, ingin jadi orang sholeh. Namun Allah tentu akan menguji apakah benar kita memilih menjadi calon penghuni surga. Jika gagal dalam ujian ya tercebur dalam kemaksiatan. Bahkan tak hanya ujian Allah, untuk mencapai jalan surga, kitapun mendapatkan godaan dari syetan dan bala tentaranya.

Tak usah heran kenapa orang2 yang ahli maksiat bisa berbuat baik yang luar biasa. Membantu orang2 miskin dengan jutaan bahkan milyaran rupiah hartanya. Demikian baiknya hingga orang mengenalnya sebagai orang yang sholeh padahal dia menolak perintah Allah di sisi yang lain. Dia baik terhadap manusia, sangat baik bahkan luar biasa baik, tapi dia menyekutukan Allah di satu sisi, meninggalkan sholat, enggan berpuasa dan berhaji hanya agar nampak sebagai orang sholeh.

Bagaimana mungkin dia nampak menjalani jalan2 penghuni surga padahal dia jauh dari perintah Allah? Jawabnya karena syetan sudah tak berminat lagi menggodanya. Kenapa harus digoda, wong dibiarin aja dia sudah nyemplung ke neraka kok.

Bagi mereka yang berjuang agar tetap di jalan Allah, akan mendapatkan terpaan badai ujian yang dahsyat. Syetan dan bala tentaranya mengirimkann godaan-godaan, fitnah, penghinaan agar dia berpaling dari jalan dakwah. Maka tak usah heran jika ada ustadz atau kyai berbuat maksiat yang mungkin sudah rutinitas bagi orang awam maka badai hinaan akan menderanya seolah-olah dia benar-benar ahli maksiat.

Kembali pilihan ada di tangan kita umat manusia. Apakah kita takut mendapatkan hinaan dan cacian saat kita tanpa sengaja berbuat salah walau seumur hidup kita sudah menjaga diri. Ataukah kita lebih memilih hidup aman tanpa celaan namun di sisi lain mengkhianati Allah dengan meninggalkan sholat dan mempersekutukannya dengan yang lain?

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s