Perjuangan Tanpa Henti

SoldierApakah kita mengenal perjuangan yg selesai? Ketika dulu dijajah belanda, kita berharap perjuangan akan selesai saat belanda berhasil kita usir. Ternyata setelah belanda hengkang, datanglah jepang. Kitapun kembali angkat senjata menghalau jepang. Jepang pergi, kita masih dihadapkan dg tentara sekutu. Bahkan saat negeri ini merdekapun ternyata perjuangan blm juga berakhir.

Kita msh sering mendengar cerita dr ulama2 bagaimana tindakan preventif yg dilakukan oleh pemerintah masa lalu. Jangankan utk berdakwah, berkumpul saja sudah diawasi oleh tentara. Saat reformasi, ternyata perjuangan blm juga berakhir. Kita msh dijajah oleh orang asing yg dengan seenaknya sendiri mengeruk kekayaan alam kita.

Bahkan tak cukup dg mengeruk kekayaan negeri, mereka juga membelenggu penghasil pangan negeri ini lewat gelontoran produk2 yg di ekspor ke negeri kita. Utk misi ini pemerintah mereka menggelontorkan subsidi di atas kewajaran. Tujuannya satu agar produk mereka bisa sangat murah dan produk lokal ditinggalkan oleh para petani.

Maka saat pemerintah coba menghalau masuknya produk impor itu, merekapun berang. Antek2 penjajah yg berdarah pribumi dikerahkan. Rumah2 potong enggan memotong sapi lokal, sementara ratusan kontainer bawang sengaja ditahan di pelabuhan agar tdak masuk pasar.

Masyarakat yg memang malas mencari tahu, hanya bisa menuding dan menyalahkan. Dan inilah tugas kita para pejuang utk menginformasikan pada masyarakat kita bahwa ada permainan tingkat tinggi dengan motif ekonomi yg kuat utk menghadang kemajuan negeri ini. Ada bangsa yg terkencing-kencing jika melihat negeri ini maju.

Indonesia ini punya segalanya. Jika sampai Indonesia menutup diri dr produk asing, penduduknya pasti bisa bertahan dg potensi lokal. Dan inilah yg ditakutkan. Indonesia akan sadar akan kekuatannya. Maka segala upaya dilakukan agar garuda ini tetap terlelap dan saat dia terbangun, bulu2-nya sudah habis dicabuti oleh musuh2 kita.

Bangkitlah negeriku.. Harapan itu Masih Ada !!

2 thoughts on “Perjuangan Tanpa Henti

  1. Jika pemerintah tau, kenapa tidak sebarkan saja melalui media pak?

    btw, saya pun bingung masalah bawang, daging, dsb, sebegitunya besar peluang untuk masyarakat Indonesia, tapi…..

  2. situasi yang carut marut itu adalah samaran dari kesuksesan, dengan situasi yang kayak negeri kita ini kita diharapkan untuk menjadi kreatif, buktinya Anda sudah bisa kreatif dengan menuliskan hal tersebut di blog ini, mungkin orang lain akan melakukan tindak kreatifnya dengan hal yang lain pula, ini sudah termasuk perjuangan lho, jika tidak ada perjuangan maka hancurlah dunia ini, rumputpun berjuang untuk hidup dan tumbuh, apa lagi kita manusia yang katanya makhluk yang hampir sempurna… hukum yang alam anuti adalah berhenti sama dengan mati. bagaimana menurut Bejo?

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s