Gaun Pesta dan Lap Makan

white-dressAlkisah pada jaman Putri Salju, ada sebuah gaun hadiah dari pangeran negeri seberang. Gaun yang cantik, indah dan putih bersih hingga nampak bersinar di bawah pantulan mentari. Ketika putri salju mengenakan gaun itu, dia nampak begitu cantik dan menawan. Seluruh rakyat menyukai gaun itu. Memuji-muji sang Putri dengan gaun barunya.

Sementara itu di dapur istana, bersamaan dengan datangnya gaun sang Putri, kepala rumah tangga istana memerintahkan para pelayan membeli puluhan lap makan yang baru mengingat lap maka yang lama sudah sangat kotor.

Dalam suatu pesta, tanpa sengaja sang Putri menjatuhkan secuil coklat dan mengenai daunnya. Nampak noda di gaun indah itu. Semua pembesar kerajaan bergunjing soal noda di gaun sang Putri. Desas-desuspun merambah hingga ke seluruh kerajaan. “Gaun Putri Salju sudah tak cantik lagi”. Sang Putri sedih, apalagi ketika banyak istri pembesar menyarankan untuk membuang saja gaun itu karena sudah bernoda. Ada yang malah menganggap noda di gaun sang Putri telah mempermalukan kerajaan.

Seorang pelayan istana membawa gaun itu dan mencucinya. Noda itupun hilang dan pakaian bersih kembali. Ketika sang Putri memakainya dalam acara makan malam istana, istri-istri pembesar masih juga berdesas-desus, “Hei itu kan gaun yang terkena noda, kok masih juga dipakai sih bukannya dibuang?”. “Sang Putri sudah dibutakan gaun itu hingga enggan membeli yang baru dan lebih memilih mencucinya”

Sang Putri berkaca dan melihat bahwa noda itu telah benar-benar hilang, tapi noda di pikiran para istri pembesar masih saja bercokol. Sang Pelayan datang lalu berkata, “Ampun tuan Putri, mari ikut saya”. Pelayan itu mengajak ke bagian atas ruangan makan melihat para istri pembesar menyantap makanan dengan nikmat dan setelah semua selesai mereka melap mulut mereka dengan lap makan yang disediakan.

Tuan Putri, jangan risau dengan noda di Gaunmu yang telah hamba hilangkan dan sekarang kembali bersinar. Tapi lihatlah istri-istri pembesar itu yang mengusap mulutnya dengan lap makan itu. Padahal lap itu belum kami cuci sejak 3 hari yang lalu meski beberapa kali dipakai.

3 thoughts on “Gaun Pesta dan Lap Makan

Silahkan Berkomentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s